Archive for Oktober 2014

MENGENAL UNIFIED MODELING LANGUAGE (UML)

Rabu, 22 Oktober 2014
Posted by Unknown


MODUL I
MENGENAL UNIFIED MODELING LANGUAGE (UML)
Tujuan:
  • Mahasiswa mengetahui konsep Objec Oriented
  • Mengenalkan konsep  dan bagian-bagian UML

Teori

            UML adalah bahasa untuk menspesifikasi, memvisualisasi, membangun dan mendokumentasikan artifacts (bagian dari informasi yang digunakan atau dihasilkan oleh proses pembuatan perangkat lunak, artifact tersebut dapat berupa model, deskripsi atau perangkat lunak) dari sistem perangkat lunak. UML adalah bahasa pemodelan yang menggunakan konsep orientasi object. UML dibuat oleh Grady Booch , James Rumbaugh , dan Ivar Jacobson di bawah bendera Rational Software Corp [HAN98]. UML menyediakan notasi-notasi yang membantu memodelkan sistem dari berbagai perspektif. UML tidak hanya digunakan dalam pemodelan perangkat lunak, namun hampir dalam semua bidang yang membutuhkan pemodelan..
1. Bagian-bagian Dari UML
Bagian-bagian utama dari UML adalah view, diagram dan relationship.
1. View
View digunakan untuk melihat sistem yang dimodelkan dari beberapa aspek yang berbeda. View bukan melihat grafik, tapi merupakan suatu abstraksi yang berisi sejumlah diagram. Beberapa jenis view dalam UML antara lain: use case view, logical view, component view  dan deployment view.
Ø  Use case view
Merupakan bentuk fungsionalitas dari sistem yang diinginkan oleh user (dalam hal ini aktor). View ini digambarkan (dibuat) dalam use case diagram dan seringkali juga dibuat dalam class diagram. View ini digunakan terutama untuk pelanggan, perancang (designer), pengembang (developer), dan penguji sistem (tester).
Ø  Logical view
Mendeskripsikan bagaimana fungsionalitas dari sistem, struktur statis (class, object,
dan relationship ) dan kolaborasi dinamis yang terjadi ketika object mengirim pesan ke object lain dalam suatu fungsi tertentu. View ini digambarkan dalam class diagrams untuk struktur statis dan dalam state, sequence, collaboration, dan activity diagram untuk model dinamisnya. View ini digunakan untuk perancang (designer) dan pengembang (developer).
Ø  Component view
Mendeskripsikan implementasi dan ketergantungan modul. Komponen yang merupakan tipe lainnya dari code module diperlihatkan dengan struktur dan ketergantungannya juga alokasi sumber daya komponen dan informasi administrasi lainnya. View ini digambarkan untuk pengembang (developer).
Ø  Deployment view
Mendeskripsikan fisik dari sistem seperti komputer dan perangkat (nodes) dan bagaimana hubungannya dengan lainnya. View ini digambarkan dalam deployment diagrams dan digunakan untuk pengembang (developer), pengintegrasi (integrator), dan penguji (tester).
2. Diagram
Diagram merupakan presentasi grafis dari sekumpulan elemen model yang disusun untuk mengilustrasikan bagian atau aspek tertentu dari sistem. Sebuah diagram merupakan bagian dari suatu view tertentu.
Adapun jenis diagram antara lain :
Ø  Use Case Diagram
Menggambarkan sejumlah external actors dan hubungannya ke use case yang diberikan oleh sistem. Use case adalah deskripsi fungsi yang disediakan oleh sistem dalam bentuk teks sebagai dokumentasi dari use case symbol namun dapat juga dilakukan dalam activity diagrams. Use case digambarkan hanya yang dilihat dari luar oleh actor (keadaan lingkungan sistem yang dilihat user) dan bukan bagaimana fungsi yang ada di dalam sistem.
Ø  Class Diagram
Menggambarkan struktur statis class di dalam sistem. Class diagram memperlihatkan hubungan antar class dan penjelasan detail tiap-tiap kelas didalam model desain (dalam logical view) dari suatu sistem.
Ø  Statechart Diagram
Memperlihatkan urutan keadaan sesaat (state) yang dilalui oleh sebuah obyek, kejadian yang menyebabkan sebuah transisi dari satu state atau aktifitas kepada yang lainnya dan aksi yang menyebabkan perubahan satu state atau aktifitas.


Ø  Sequence Diagram
Menjelaskan interaksi obyek yang disusun dalam suatu urutan waktu. Sequence diagram memperlihatkan tahap demi tahap apa yang seharusnya terjadi untuk menghasilkan sesuatu didalam use case.
Ø  Collaboration Diagram
Untuk melihat interaksi dan hubungan terstruktur antar obyek. Tipe diagram ini menekankan pada hubungan (relationship) antar obyek, sedangkan sequence diagram menekankan pada urutan kejadian.
Ø  Activity Diagram
Menggambarkan rangkaian aliran dari aktivitas (workflow), digunakan untuk mendeskripsikan alur kerja satu aktifitas ke aktifitas yang lain. Activity diagram berguna untuk menjelaskan perilaku dalam berbagai use case berinteraksi.
Ø  Component Diagram
Menggambarkan alokasi semua kelas dan obyek kedalam komponen-komponen dalam desain fisik system software. Diagram ini memperlihatkan pengaturan dan kebergantungan antara komponen-komponen software seperti source code, binary code dan komponen yang tereksekusi.
Ø  Deployment Diagram

Diagram ini memperlihatkan pemetaan software kepada hardware.

3. Relationship
Merupakan bentuk koneksi antar model elemen. Macam-macam relasi yang ada pada UML, antara lain:
  • Relasi asosiasi (association), digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu obyek berkomunikasi dengan obyek lainnya.
Contoh:
  • Relasi agregasi (aggregation), adalah bentuk khusus asosiasi yang memodelkan hubungan keanggotaan antara dua kelas, yakni kelas disusun oleh kelas lainnya.


Area Penggunaan UML
UML digunakan paling efektif pada domain seperti :
- Sistem Informasi Perusahaan
- Sistem Perbankan dan Perekonomian
- Bidang Telekomunikasi
- Bidang Transportasi
- Bidang Penerbangan
- Bidang Perdagangan
- Bidang Pelayanan Elekronik
- Bidang Pengetahuan
- Bidang Pelayanan Berbasis Web Terdistribusi
            Namun UML tidak terbatas untuk pemodelan software. Pada faktanya UML banyak untuk memodelkan sistem non software seperti:
- Aliran kerja pada sistem perundangan.
- Struktur dan kelakuan dari Sistem Kepedulian Kesehatan Pasien
- Desain hardware dll.
 Tujuan Penggunaan UML
1. Memodelkan suatu sistem (bukan hanya perangkat lunak) yang menggunakan konsep  berorientasi object.

2. Menciptakan suatu bahasa pemodelan yang dapat digunakan baik oleh manusia maupun mesin.

Praktek

1. Cara menjalankan Rational Rose:
·         Pilih start à program à Rational Rose 2000 Enterprise Edition
2. Bekerja dalam framework Rational Unified Process
            Dalam sub menu New, pilih ikon rational unified process dan tekan OK, maka muncul tampilan seperti dibawah ini:
           

                           browser   toolbox diagram   jendela diagram 
       jendela dokumentasi                                            toolbox standart
Bagian-bagian inilah yang akan kita gunakan dalam membuat pemodelan UML
3. Tekan tanda + pada use case view dalam browser dan klik double pada diagram main yang terdapat dibawah use case view. Sehingga muncul tampilan dibawah ini :

         
                        paket/package                                       tool note/catatan
Gambar ini menggambarkan hubungan antarpaket bussines use case model dan use case model. Gantilah tulisan yang ada pada jendela dokumentasi dengan: Diagram ini menggambarkan hubungan antar paket (model) yang terdapat dalam use case view, yaitu use case Model dan Business use case model.
Tugas:
  1. Dalam diagram main, klik paket business use case model dan ubahlah tulisan pada jendela dokumentasi dengan tulisan sbb:
Tujuan pemodelan ini adalah:
·         Memahami struktur dan dinamika UML
·         Membuat model sederhana untuk analisis system informasi
  1. Klik paket Use case model, dan gantilah tulisan yang ada pada jendela dokumentasi tersebut dengan bahasa Indonesia.
  2.  Carilah keunggulan UML sebagai alat pemodelan dibandingkan dengan alat analisis yang lain, misalnya DAD/DFD.


Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © secangkir kopi -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -