Archive for Oktober 2014
MODUL I
MENGENAL UNIFIED MODELING LANGUAGE (UML)
Tujuan:
- Mahasiswa mengetahui konsep Objec
Oriented
- Mengenalkan konsep dan bagian-bagian UML
Teori
UML
adalah bahasa untuk menspesifikasi, memvisualisasi, membangun dan
mendokumentasikan artifacts (bagian dari informasi yang digunakan atau
dihasilkan oleh proses pembuatan perangkat lunak, artifact tersebut
dapat berupa model, deskripsi atau perangkat lunak) dari sistem perangkat
lunak. UML adalah bahasa pemodelan yang menggunakan konsep orientasi object.
UML dibuat oleh Grady Booch , James Rumbaugh , dan Ivar
Jacobson di bawah bendera Rational Software Corp [HAN98]. UML
menyediakan notasi-notasi yang membantu memodelkan sistem dari berbagai
perspektif. UML tidak hanya digunakan dalam pemodelan perangkat lunak, namun
hampir dalam semua bidang yang membutuhkan pemodelan..
1.
Bagian-bagian Dari UML
Bagian-bagian
utama dari UML adalah view, diagram dan relationship.
1.
View
View digunakan untuk melihat sistem yang
dimodelkan dari beberapa aspek yang berbeda. View bukan melihat grafik,
tapi merupakan suatu abstraksi yang berisi sejumlah diagram. Beberapa jenis view
dalam UML antara lain: use case view, logical view, component view dan deployment view.
Ø Use
case view
Merupakan
bentuk fungsionalitas dari sistem yang diinginkan oleh user (dalam hal ini
aktor). View ini digambarkan (dibuat) dalam use case diagram dan seringkali
juga dibuat dalam class diagram. View ini digunakan terutama untuk
pelanggan, perancang (designer), pengembang (developer), dan
penguji sistem (tester).
Ø Logical
view
Mendeskripsikan
bagaimana fungsionalitas dari sistem, struktur statis (class, object,
dan
relationship ) dan kolaborasi dinamis yang terjadi ketika object
mengirim pesan ke object lain dalam suatu fungsi tertentu. View
ini digambarkan dalam class diagrams untuk struktur statis dan dalam state,
sequence, collaboration, dan activity diagram untuk model dinamisnya. View
ini digunakan untuk perancang (designer) dan pengembang (developer).
Ø Component
view
Mendeskripsikan
implementasi dan ketergantungan modul. Komponen yang merupakan tipe lainnya
dari code module diperlihatkan dengan struktur dan ketergantungannya
juga alokasi sumber daya komponen dan informasi administrasi lainnya. View
ini digambarkan untuk pengembang (developer).
Ø Deployment
view
Mendeskripsikan
fisik dari sistem seperti komputer dan perangkat (nodes) dan bagaimana
hubungannya dengan lainnya. View ini digambarkan dalam deployment
diagrams dan digunakan untuk pengembang (developer), pengintegrasi
(integrator), dan penguji (tester).
2.
Diagram
Diagram
merupakan presentasi grafis dari sekumpulan elemen model yang disusun untuk
mengilustrasikan bagian atau aspek tertentu dari sistem. Sebuah diagram
merupakan bagian dari suatu view tertentu.
Adapun
jenis diagram antara lain :
Ø Use
Case Diagram
Menggambarkan
sejumlah external actors dan hubungannya ke use case yang
diberikan oleh sistem. Use case adalah deskripsi fungsi yang disediakan
oleh sistem dalam bentuk teks sebagai dokumentasi dari use case symbol namun
dapat juga dilakukan dalam activity diagrams. Use case
digambarkan hanya yang dilihat dari luar oleh actor (keadaan lingkungan
sistem yang dilihat user) dan bukan bagaimana fungsi yang ada di dalam sistem.
Ø Class
Diagram
Menggambarkan
struktur statis class di dalam sistem. Class diagram memperlihatkan
hubungan antar class dan penjelasan detail tiap-tiap kelas didalam model desain
(dalam logical view) dari suatu sistem.
Ø Statechart
Diagram
Memperlihatkan
urutan keadaan sesaat (state) yang dilalui oleh sebuah obyek, kejadian yang
menyebabkan sebuah transisi dari satu state atau aktifitas kepada yang lainnya
dan aksi yang menyebabkan perubahan satu state atau aktifitas.
Ø Sequence
Diagram
Menjelaskan
interaksi obyek yang disusun dalam suatu urutan waktu. Sequence diagram
memperlihatkan tahap demi tahap apa yang seharusnya terjadi untuk menghasilkan
sesuatu didalam use case.
Ø Collaboration
Diagram
Untuk
melihat interaksi dan hubungan terstruktur antar obyek. Tipe diagram ini
menekankan pada hubungan (relationship) antar obyek, sedangkan sequence diagram
menekankan pada urutan kejadian.
Ø Activity
Diagram
Menggambarkan
rangkaian aliran dari aktivitas (workflow), digunakan untuk mendeskripsikan
alur kerja satu aktifitas ke aktifitas yang lain. Activity diagram berguna untuk
menjelaskan perilaku dalam berbagai use case berinteraksi.
Ø Component
Diagram
Menggambarkan
alokasi semua kelas dan obyek kedalam komponen-komponen dalam desain fisik
system software. Diagram ini memperlihatkan pengaturan dan kebergantungan
antara komponen-komponen software seperti source code, binary code dan komponen
yang tereksekusi.
Ø Deployment
Diagram
Diagram ini
memperlihatkan pemetaan software kepada hardware.
3. Relationship
Merupakan bentuk
koneksi antar model elemen. Macam-macam relasi yang ada pada UML, antara lain:
- Relasi asosiasi (association), digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu obyek berkomunikasi dengan obyek lainnya.
Contoh:
- Relasi agregasi (aggregation), adalah bentuk khusus asosiasi yang memodelkan hubungan keanggotaan antara dua kelas, yakni kelas disusun oleh kelas lainnya.
Area
Penggunaan UML
UML
digunakan paling efektif pada domain seperti :
-
Sistem Informasi Perusahaan
-
Sistem Perbankan dan Perekonomian
-
Bidang Telekomunikasi
-
Bidang Transportasi
-
Bidang Penerbangan
-
Bidang Perdagangan
-
Bidang Pelayanan Elekronik
-
Bidang Pengetahuan
-
Bidang Pelayanan Berbasis Web Terdistribusi
Namun
UML tidak terbatas untuk pemodelan software. Pada faktanya UML banyak untuk
memodelkan sistem non software seperti:
-
Aliran kerja pada sistem perundangan.
-
Struktur dan kelakuan dari Sistem Kepedulian Kesehatan Pasien
-
Desain hardware dll.
Tujuan Penggunaan UML
1. Memodelkan suatu sistem (bukan hanya perangkat lunak) yang
menggunakan konsep berorientasi object.
2. Menciptakan suatu bahasa pemodelan
yang dapat digunakan baik oleh manusia maupun mesin.
Praktek
1. Cara menjalankan Rational Rose:
·
Pilih start à program à
Rational Rose 2000 Enterprise Edition
2. Bekerja dalam framework Rational Unified Process
Dalam sub menu New,
pilih ikon rational unified process dan tekan OK, maka muncul tampilan seperti
dibawah ini:
browser
toolbox diagram jendela
diagram
jendela
dokumentasi toolbox standart
Bagian-bagian inilah yang akan kita gunakan dalam membuat pemodelan
UML
3. Tekan tanda + pada use case view dalam browser dan klik double
pada diagram main yang terdapat dibawah use case view. Sehingga muncul tampilan
dibawah ini :
paket/package tool note/catatan
Gambar ini menggambarkan hubungan antarpaket bussines use case model
dan use case model. Gantilah tulisan yang ada pada jendela dokumentasi dengan: Diagram
ini menggambarkan hubungan antar paket (model) yang terdapat dalam use case
view, yaitu use case Model dan Business use case model.
Tugas:
- Dalam diagram main, klik paket business use case model dan ubahlah tulisan pada jendela dokumentasi dengan tulisan sbb:
Tujuan pemodelan ini adalah:
·
Memahami struktur dan dinamika
UML
·
Membuat model sederhana untuk
analisis system informasi
- Klik paket Use case model, dan gantilah tulisan yang ada pada jendela dokumentasi tersebut dengan bahasa Indonesia.
- Carilah keunggulan UML sebagai alat pemodelan dibandingkan dengan alat analisis yang lain, misalnya DAD/DFD.


